Senin, 30 Desember 2013

keutamaan surat-surat dalam Al-Quran ''subhanalooh''

alqur'an adalah kalam allah swt yang luar biasa ,sistematika dan aturan hiduppun terdapat di dalam alhasil untuk kita bisa mendekatkan  diri kepada sang pemilik segalanya .coba kita bahas mengenai keutamaan surat-surat al-quran yang subhanalloh , sangat bermanfaat ,diantaranya adalah :

Keutamaan Surat Al-Wâqi’ah

Ubay bin Ka’b berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: 
“Barangsiapa yang membaca surat Al-Wâqi’ah, ia akan dicatat sebagai orang yang tidak tergolong pada orang-orang yang lalai.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5: 203).

Abdullah bin Mas’ud berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: 
“Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah, ia tidak akan ditimpa kefakiran selamanya.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5: 203).

Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: 
“Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah pada malam Jum’at, ia akan dicintai oleh Allah, dicintai oleh manusia; tidak akan  melihat kesengsaraan, kefakiran, kebutuhan, dan penyakit dunia. Surat ini adalah bagian dari sahabat Amirul Mukimin (sa) yang bagi beliau memiliki keistimewaan yang tidak tertandingi oleh yang lain.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5: 203).

Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata:
“Barangsiapa yang merindukan surga dan sifatnya, maka bacalah surat Al-Waqi’ah; dan barangsiapa yang ingin melihat sifat neraka, maka bacalah surat As-Sajadah.” (Tsawabul A’mal: 117). 

Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berkata: 
“Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah sebelum tidur, ia akan berjumpa dengan Allah dalam keadaan wajahnya seperti bulan purnama.” (Tsawabul A’mal: 117).

Keutamaan Surat Al-Fatihah

1.    Rasulullah SAW bersabda: 
 “Ketika Allah Azza wa Jalla hendak menurunkan surat Al-Fatihah, ayat Kursi, Ali-Imran 18, 26-27, surat dan ayat itu bergelantung di Arasy dan tidak ada hijab dengan Allah. Surat dan ayat itu berkata: Ya Rabbi, Kau akan turunkan kami ke alam dosa dan pada orang yang bermaksiat kepada-Mu, sementara kami bergelantung dengan kesucian-Mu. Allah SWT. berfirman:

“Tidak ada seorang pun hamba yang membaca kalian setiap sesudah shalat kecuali Aku karuniakan padanya lingkaran kesucian di tempat ia berada, dan Aku memandangnya dengan mata-Ku yang tersembunyi setiap hari tujuh puluh kali pandangan. Jika tidak, Aku tunaikan baginya setiap hari tujuh puluh hajat yang disertai pengampunan. Jika tidak, Aku melindungi dan menolong-nya dari semua musuhnya. Dan tidak ada yang mengha-langinya untuk masuk ke surga kecuali kematian.” (Tafsir Majmaul Bayan 1/426)


2.    Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT. berfirman: 
“Aku membagi surat Al-Fatihah antara Aku dan hamba-Ku, separuh untuk-Ku dan separuh lagi untuk hamba-Ku. Bagi hamba-Ku ketika ia bermohon dan membaca:  Bismillahir Rahmanir Rahim, Allah Azza wa Jalla menyatakan: “Hamba-Ku telah memulai dengan nama-Ku, maka berhaklah Aku untuk menyempurnakan urusannya dan memberikan keberkahan dari sisi-Ku untuk seluruh keadaannya.”
Ketika hamba-Ku membaca: Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin, Allah Jalla jalaluh menyatakan: “Hamba-Ku telah memuji-Ku, mengakui bahwa semua nikmat yang dimilikinya berasal dari sisi-Ku, dan semua bala’ Aku yang menyingkirkan sehingga ia merasakan itu sebagai karunia. Maka, hendaknya kalian saksikan, Aku akan menjamunya dengan kenikmatan akhirat lebih dari kenikmatan dunia yang telah Kuberikan, dan menyingkirkan bala’ akhirat sebagaimana Aku telah menyingkirkan bala’ dunia.”
Ketika hamba-Ku membaca: Ar-Ramânir Rahîm, Allah Jalla jalaluh menyatakan: “Hamba-Ku telah bersaksi bahwa Aku Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Kalian saksikan, Aku akan melimpahkan rahmat-Ku padanya dan mencurahkan karunia-Ku padanya.”
Ketika hamba-Ku membaca: Maliki yawmiddîn, Allah SWT. menyatakan: Kalian saksikan, sebagaimana ia telah mengakui Aku sebagai Raja pada hari kiamat, Aku akan memberikan kemudahan baginya yaitu amalnya tidak dihisab, dan Aku akan mengampuni semua kesalahannya.”
Ketika hamba-Ku membaca: Iyyâka na’budu wa iyyâka nasta’in, Allah Azza wa Jalla menyatakan: “Dia hanya memohon pertolongan kepada-Ku dan hanya bersandar kepada-Ku. Kalian saksikan, Aku akan menolongnya dalam segala urusannya, Aku akan melindungi-Nya dalam segala deritanya, dan Aku akan memegang tangannya saat ia membutuhkan pertolongan.”
Ketika hamba-Ku membaca: Ihdinash shirâthal mustaqîm ... (sampai akhir surat), Allah Jalla jalaluh menyatakan: Hamba-Ku telah bermohon pada-Ku, Aku pasti mengijabah permohonan hamba-Ku, memberikan apa yang diinginkan, dan menyelamatkannya dari apa yang ditakutkan.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 1/5)

Keutamaan surat Al-Qadar
1. Rasulullah SAW bersabda
: “Barangsiapa yang membaca surat Al-Qadar, pahalanya sama dengan orang yang berpuasa di bulan Ramadhan dan menghidupkan malam Al-Qadar.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5: 613).
2. Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berkata:
“Tidak ada seorang pun hamba yang membaca surat Al-Qadar tujuh kali sesudah shalat Subuh, kecuali para malaikat ber-shalawat kepadanya 70 shalawat dan mencurahkan rahmat kepadanya 70 rahmat.” (Mafatihul Jinan: 79).
3. Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: 
“Barangsiapa yang membaca surat Al-Qadar dalam shalat-shalat fardhunya, malaikat memanggilnya: Wahai hamba Allah, Allah telah mengampuni dosamu yang lalu, maka mulailah amalmu yang baru.” (Tafsir Ats-Tsaqalayn 5: 612).
4. Imam Ali Ar-Ridha (sa) berkata:
“Barangsiapa yang berziarah ke kubur saudaranya yang seiman, kemudian ia meletakkan tangannya pada kuburannya sambil membaca surat Al-Qadar (7 kali), Allah menjamin baginya keamanan dari ketakutan yang paling besar.” (Tafsir Ats-Tsaqalayn 5: 613).
5. Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) menasehati para sahabat dan pengikutnya: 
“Barangsiapa yang sakit, hendaknya ia mengambil bejana yang baru, kemudian diisi air oleh dirinya sendiri, lalu membacakan pada air itu surat Al-Qadar secara tartil sebanyak (30 kali), kemudian air itu diminum, dibuat wudhu’ dan diusapkan pada bagian yang sakit, jika airnya kurang bisa ditambahkan. Jika hal itu dilakukan, insya Allah dalam waktu tiga hari Allah akan menyembuhkannya dari penyakit itu.” 
 (Tafsir Ats-Tsaqalayn 5/613).

Keutamaan surat Al-Ikhlash
1. Rasulullah SAW bersabda: ...
”Barangsiapa yang membaca surat Al-Ikhlash tiga kali,  ia seperti membaca seluruh Al-Qur’an.”  (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5: 702). 

2. Rasulullah SAW bersabda: 
“Barangsiapa yang melewati kuburan dan membaca surat Al-Ikhlash sebelas kali, kemudian ia menghadiahkan pahalanya kepada penghuni kubur, Allah SWT memberikan pahala padanya sejumlah penghuni kubur.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5: 702).
3.Imam Ali bin Abi Thalib (sa) berkata:  
“Barangsiapa yang membaca surat Al-Ikhlash sebelas kali sesudah shalat Subuh, maka pada hari itu ia tidak akan ditakutkan oleh dosa walaupun setan berusaha keras untuk menggodanya.” (Mafatihul Jinan: 77).
4.Imam Ali bin Abi Thalib (sa) berkata: 
“Aku mimpi melihat Hidhir (as) pada malam besoknya perang Badar. Aku berkata padanya: ajarkan padaku sesuatu yang dapat menolongku dari musuh-musuhku. Hidhir (as) berkata: bacalah: Yâ Huwa yâ Man lâ huwa illâ Huwa. Pagi harinya aku ceritakan kepada Rasulullah SAW. Kemudian beliau bersabda: “Wahai Ali, engkau telah mengetahui Ismul A’zham (nama Allah yang paling agung).” 
Kemudian Ismul A’zham itu mengalir di lisanku pada hari perang Badar. Perawi hadis ini mengatakan:  Imam Ali (sa) membaca surat Al-Ikhlash kemudian membaca:

يَا هُوَ يَا مَنْ لاَ هُوَ اِلاَّ هُوَ، اِغْفِرْلِي وَانْصُرْنِي عَلَى الْكَافِرِيْنَ

Yâ Huwa yâ Man lâ huwa illâ Huwa, ighfirlî wanshurnî ‘alal kâfirîn.
Wahai Dia yang tiada dia kecuali Dia, ampuni aku dan tolonglah aku menghadapi orang-orang kafir. (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5: 700)
5. Imam Ja`far Ash-Shadiq (sa) berkata: 
Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan tinggalkan membaca surat Al-Ikhlash sesudah shalat fardhu, karena orang yang membacanya Allah akan menggabungkan baginya kebaikan dunia dan akhirat, mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya serta dosa anaknya”. (Mafatihul Jinan 478)
6. Imam Musa Al-Kazhim (sa)1) berkata: 
“Sangatlah banyak keutamaan bagi anak kecil jika dibacakan padanya surat Al-Falaq (3 kali), surat An-Nas (3 kali), dan surat Al-Ikhlash (100 kali), jika tidak mampu (50 kali). Jika dengan bacaan itu ia ingin mendapat penjagaan, ia akan terjaga sampai hari wafatnya.” (Mafatihul Jinan:  479)
__________
1) Imam Musa Al-Kazhim (sa) adalah putera Ja’far Ash-Shadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Al-Husein bin Fatimah puteri Rasulullah SAW.


RAHASIA HARI DALAM ISLAM

Ngemengin tentang hari-hari itu tidak sama nilainya, ada yang baik untuk aktivitas tertentu dan tidak baik untuk aktivitas yang lain, dan ada juga hari yang APES (sial) sepanjang hari.

Allah swt berfirman: "Kami menghembuskan badai dalam beberapa hari yang nahas, karena Kami hendak merasakan kepada mereka itu siksaan yang menghinakan dalam kehidupan dunia. Dan sesungguhnya siksaan di akhirat lebih menghinakan sedangkan mereka tidak diberi pertolongan." (Fushshilat/41: 16)

"Sesungguhnya Kami menghembuskan kepada mereka angin yang sangat kencang pada hari nahas yang terus menerus." (Al-Qamar/54: 19).

Tentang hari-hari pilihan, Imam Ja'far Ash-Shadiq (sa) berkata: "Hindarilah melakukan safar (bepergian) pada hari ketiga, keempat, ke 21 dan ke 25 setiap bulan, karena hari-hari itu adalah hari nahas." (Makarimul Akhlaq: 424). 

Beliau juga mengatakan:
  • Hari Pertama : Baik untuk menjumpai penguasa, mencapai hajat, jual-beli, bercocok tanam, dan bepergian.
  • Hari Kedua     : Baik untuk bepergian, dan mencapai hajat.
  • Hari Ketiga     : Buruk dan tidak baik untuk seluruh kegiatan
  • Hari Keempat : Baik untuk perkawinan, dan tidak disukai untuk bepergian.
  • Hari Kelima    : Buruk dan na'as.
  • Hari Keenam  : Diberkati, baik untuk perkawinan, dan mencapai hajat.
  • Hari Ketujuh  : Diberkahi, terpilih dan baik untuk segala yang diinginkan dan rencana usaha.
Perhitungan hari-hari dalam primbon ini berdasarkan kalender Hijriyah.
Selengkapnya silahkan download di halaman download eBook di Download

Minggu, 29 Desember 2013

DO'A

berbicara tentang doa baik itu dilihat dari orang yang senantiasa berdoa baik dari kalangan miskin dan kaya doa yang diijabah adalah doa yang benar-benar bertafakur dan melaksanakan perintah alloh swt ,
ada salah satu orang yang bertanya ''kalau saya berdoa sering kali yang saya ingat ketika saya ditimpa musibah saja'' sebenarnya keukeuh orang tersebut menganggap ketika doa yang sebenarnya adalah ketika berdoanya tersebut adalah ketika beliau mendapat musibah .
berbicara doa bisa intp pengertian doa dan fungsi doa itu .
DOA adalah memohon atau meminta pertolongan kepada Allah SWT. Akan tetapi bukan berarti hanya orang-orang yang sedang ditimpa musibah saja yang layak memanjatkan doa. Dalam keadaan segar-bugar dan tidak kekurangan suatu apa pun, sebagai manusia, kiranya kita layak berdoa. Setidaknya berdoalah memohon perkenan Allah SWT untuk mengampuni segala dosa-dosa, baik yang kita segaja maupun tidak. Juga meminta tetap diberi kekuatan iman dan kesehatan agar dapat melaksanakan segala perintah-Nya. Lalu memohon perlindungan-Nya dari gangguan setan dan hawa nafsu kita sendiri supaya tidak terjerembab dalam jurang maksiat.
Apalagi jika kita sadari bahwa situasi dan kondisi yang kita hadapi sehari-hari berputar bagai roda pedati. Mungkin saja hari ini kita bisa beribadah dengan baik dan ikhlas, namun siapa tahu hari- hari berikutnya kita didera rasa malas? Boleh jadi hari ini kita begitu bahagia, tetapi siapa tahu nasib kita pada esok atau lusa menjadi sebaliknya? Karena itulah dalam keadaan sebaik apa pun kita tetap perlu berdoa. Muhammad Rosulullah saw. bersabda, "Tiada sesuatu yang paling mulia dalam -pandangan Allah, selain dari berdoa kepada-Nya, sedang kita dalam keadaan lapang." (HR. Al-Hakim).
Tentu saja dalam berdoa jangan memohon sesuatu yang menurut kita baik, padahal sesungguhnya buruk. Suatu misal karena sudah lama menderita sakit parah, karena merasa selalu tersiksa lalu kita memohon kematian. Bukankah seharusnya kita memohon kesembuhan. Nabi saw. juga melarang kita memohon mati. Abu Huroiroh ra. mengutarakan, Muhammad Rosulullah saw. bersabda, Sekali-kali janganlah kalian meminta mati. Jangan pula mendoakannya sebelum mati itu datang sendiri. Sebab jika kamu telah mati, maka berhentilah kalian beramal. Sesungguhnya bertambah panjang umur seorang mukmin, bertambah pula kebaikan yang dapat diperbuatnya". (HR. Muslim)
Allah SWT juga berjanji untuk mengabulkan doa para hamba- Nya. Dan Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku perkenankan bagimu." (QS. 40/Al- Mukmin: 60) "Dan Dia memperkenankan (doa) orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta menambah (pahala) kepada mereka dari karunia-Nya. (QS. 42/Asy- Syuro: 26)
Dalam hadits juga diungkapkan bahwa Allah SWT tidak akan menolak doa hamba-Nya. Muhammad Rosulullah saw. bersabda, "Sesungguhnya Allah, Tuhan Yang Maha Hidup lagi Maha Mulia, merasa malu jika seseorang mengangkat kedua tangannya untuk berdoa, lalu orang itu ditolak dengan kosong dan kecewa". (HR. Empat Ahli Hadits, kecuali Nasai dari Salman ra.)
Dengan demikian setiap doa pasti dikabulkan oleh-Nya. Bahkan ada tiga orang yang mendapat prioritas doanya segera dikabulkan.
Muhammad Rosulullah saw. menerangkan, "Ada tiga orang yang sekali- kali tidak akan ditolak doanya oleh Allah SWT, ialah orang yang sedang berpuasa sampai waktu menjelang berbuka, kepala negara yang adil, dan orang yang teraniaya." (HR. Tirmidzi dari Abu Huroiroh ra.)
Jika doa-doa yang telah kita panjatklan belum terkabulkan, bukan berarti bahwa doa kita tersebut ditolak. Muhammad Rosulullah saw. bersabda: "Apabila seorang muslim menyungkurkan wajahnya (sujud) kepada Allah dalam memohon sesuatu, pasti Allah memberinya. Dan pemberian itu disegerakan atau menjadi simpanan di akhirat". (HR. Ahmad dari Abu Huroiroh ra.).
A. FUNGSI DOA
Doa merupakan unsur yang paling esensial dalam ibadah. Muhammad Rosulullah saw. bersabda: "Tidak ada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah Taala dibandingkan doa". (HR. Ahmad, Bukhori, Tirmidzi dan Nasai) Sebab sebagaimana diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Anas ra., menurut Nabi saw. doa adalah ibadah karena:
a. mematuhi perintah Allah SWT, yakni firman-Nya: "Berdoalah kamu kepada-Ku, niscaya Aku mengabulkan doamu;
b. doa merupakan cermin menghambakan diri kepada Allah SWT; dan
c. pengakuan, bahwa hanya Allah SWT Yang Maha Berkuasa dan Maha Berkehendak, sehingga hanya Dia-lah yang  dapat mengabulkan dan mewujudkan segala keinginan kita.
Ada beberapa keutamaan yang akan kita peroleh dalam berdoa.
1.  Allah menyertai hamba-nya yang berdoa. Muhammad Rosulullah saw. bersabda,"Sesungguhnya Allah  berfirman: Aku selalu dalam persangkaan hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku selalu bersamanya ketika ia  berdoa kepada-Ku." (HR. Bukhori Muslim dari Abu Huroiroh ra)
2. Doa senjata orang mukmin. Muhammad Rosulullah saw. bersabda, "Doa adalah senjata orang mukmin, dan  tiang agama, serta cahaya langit dan bumi". (HR. Hakim dari Ali bin Abi Tholib ra.)
3. Doa datangkan keselamatan. Muhammad Rosulullah saw. bersabda, "Janganlah engkau merasa lemah untuk  berdoa, sebab sesungguhnya tidak seorang pun yang binasa selama ia tetap berdoa". (HR. Ibnu Hiban dan  Hakim dari Anas ra.)
4.  Doa menolak bencana, dan menolak tipu daya musuh. Muhammad Rosulullah saw. bersabda,"Doa berguna  terhadap apa saja yang telah menimpa seseorang, dan hal-hal yang  belum turun kepadanya. Sesungguhnya  bencana pasti akan turun, dan akan ditemui oleh, doa. Lalu keduanya selalu bersaingan sampai hari kiamat". (HR. Bazaar dan Thobroni dari Aisyah ra.) Maksudnya, bencana senantiasa mengintai manusia, dan semua  itu dapat ditolak hanya dengan doa.
Memanjatkan doa kepada Allah SWT, pertanda beriman kepada- Nya. Itulah sebabnya doa dikatakan sebagai tiang agama. Doa yang dipanjatkan oleh orang-orang beriman tersebut, jika diawali atau diakhiri dengan bacaan sholawat, akan dibawa naik oleh para malaikat. Maka tidak salah jika doa itu diibaratkan cahaya langit dan bumi.

Sabtu, 28 Desember 2013

komunikasi persuasif

pengertian komunikasi Persuasif menurut para ahli

  • Komunikasi persuasif adalah komunikasi yang bertujuan untuk mengubah atau mempengaruhi kepercayaan, sikap, dan perilaku seseorang sehingga bertindak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh komunikator 
  • komunikasi persuasif, yaitu komunikasi yang bersifat mempengaruhi audience atau komunikannya, sehingga bertindak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh komunikator. 
    K. Andeerson, komunikasi ersuasive didefinisikan sebagai perilaku komunikasi yang mempunyai tujuan mengubah keyakinan, sikap atau perilaku individu atau kelompok lain melalui transmisi beberapa pesan.
     http://setiawansandisijalu.blogspot.com
    R. Bostrom bahwa komunikasi persuasif adalah perilaku komunikasi yang bertujuan mengubah, memodifikasi atau membentuk respon (sikap atau perilaku) dari penerima.
     http;//setiawansandisijalu.blogspt.com
    Komunikasi persuasif adalah upaya seseorang dalam mengkomunikasikan pesan kepada orang lain yang sikapnya ingin diubah atau dibentuk dan dirubah pola pikirnya (doktrinisasi).
    Komunikasi persuasif adalah perilaku komunikasi yang bertujuan mengubah, memodifikasi atau membentuk respon (sikap atau perilaku) dari penerima
    komunikasi persuasi ialah kemampuan komunikasi yang dapat membujuk atau mengarahkan orang lain.
    Warrant, bahwa komunikasi persuasif  yaitu perintah yang dibungkus dengan  ajakan atau bujukan sehingga terkesan tidak memaksa.
    Burgon & Huffner (2002) meringkas beberapa pendapat dari beberapa ahli mengenai definisi komunikasi persuasi sebagai berikut;
    1. Proses komunikasi yang bertujuan mempengaruhi pemikiran dan pendapat orang lain agar menyesuaikan pendapat dan keinginan komunikator. 
    2. Proses komunikasi yang mengajak atau membujuk orang lain dengan tujuan mengubah sikap, keyakinan dan pendapat sesuai keinginan komunikator. Pada definisi ini ‘ajakan’ atau ‘bujukan’ adalah tanpa unsur ancaman/ paksaan. 
    • Bila kita merujuk kepada definisi komunikasi persuasi tersebut maka komunikasi persuasi tentunya tanpa aspek agresi. Oleh karena itu, komunikasi persuasi termasuk dalam pola komunikasi yang asertif. Terkadang kita lebih suka melakukan agresi kepada diri kita sendiri (baca: mendholimi diri sendiri). Contoh: belajar dengan SKS (Sistem Kebut Semalam), menunda makan, merokok, maniak games dan lain sebagainya. Tetapi mungkin dengan orang lain, kita lebih mampu menyayanginya, misalnya rela mati untuk orang yang kita kasihi. Berdasarkan analog semacam itu maka komunikasi persuasi kepada diri kita sendiri akan lebih sulit daripada persuasi kepada orang lain. Kenapa? Ya, karena kita lebih senang menganiaya diri sendiri sehingga sulit untuk mempersuasi diri sendiri. Bukankah persuasi bukan paksaan, bukan ancaman dan bukan pula dengan kekerasan (agresi).

Senin, 23 Desember 2013

kumpulan judul skripsi pai

setiawansandisijalu.blogspot.com berikut ini kumpulan Judul Skripsi yang bersumber dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah  sejak tahun 2005-2010. Judul-judul Skripsi Jurusan Tarbiyah (pendidikan) Program Studi Pendidikan Agama Islam. semoga bisa menjadi referensi dalam penyusunan Skripsi Pendidikan khususnya Prodi PAI.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Motif Orang Tua Menyekolahkan Anak ke MTsN Manna sebagai Tempat Pendidikan di Wilayah Kec. Manna
  1. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Baca Siswa terhadap Buku-buku Perpus-takaan di SMPN 4 Kota Manna Bengkulu Selatan
  1. Problematika Pelaksanaan Kegiatan Bim-bingan Ibadah di Panti Sosial Tresna Werdha Amanah Kota Manna Kab. Bengkulu Selatan
  1. Hubungan Kemampuan Komunikasi Ke-pala Sekolah dengan Disiplin Kerja Guru di MIN Pematang Bangau Manna Kab. Bengkulu Selatan
  1. Hubungan Perhatian Orang Tua terhadap Akhlak Siswa Kelas III di SMPN 6 Manna Bengkulu Selatan
  1. Hubungan Kemampuan Guru dalam Pengelolaan Kelas dengan Interaksi Belajar Mengajar di SMA PGRI Kota Manna Kab. Bengkulu Selatan
  1. Hubungan Perhatian Orang Tua terhadap Kebutuhan Pendidikan Anak dengan Keaktifan Belajar Anak di Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) At-Taqwa Masjid Jamik Manna Bengkulu Selatan
  1. Hubungan Tanggung Jawab Guru dalam Melaksanakan Tugas terhadap Prestasi Belajar Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Manna Bengkulu Selatan
  1. Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Pelaksanaan Ibadah Masyarakat Desa Padang Beriang Kec. Pino Raya Kab. Bengkulu Selatan
  1. Problematika yang Mempengaruhi Proses Belajar Mengajar Bahasa Arab di MAN Kota Manna Kab. Bengkulu Selatan
  1. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Ibu-ibu Mengikuti Pengajian di Desa Keban Agung I Kedurang
  1. Hubungan Motivasi Belajar dengan Keber-hasilan Pendidikan Anak pada Keluarga Single Parent di Kec. Kaur Utara Kab. Kaur
  1. Pandangan Islam terhadap Pendidikan Seumur Hidup dalam Kajian Filosofis
  1. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kesu-litan dalam Belajar Seni Baca Al-Qur’an di TPQ Ar-Rahman Tanjung Iman Kaur Tengah Kab. Kaur
  1. Profesionalisme Guru (Hubungan antara Pelaksanaan Supervisi Kepala Madrasah dengan Profesionalisme Guru pada MA Al-Quraniyah Manna
  1. Hubungan Lingkungan Belajar dengan Semangat Belajar pada Anak di MTs Palak Siring Kedurang Bengkulu Selatan
  1. Peran Orang Tua terhadap Prestasi Belajar dan Pembentukan Kepribadian Islami Anak
  1. Studi Komparatif Hasil Pembelajaran Menggunakan Media Interaktif dan Tidak Menggunakan Media Interaktif di Kelas II SMA I Kota Manna
  1. Kepribadian Guru Menurut Konsep Islam
  1. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kesu-litan Anak dalam Belajar Agama di SD 12 Sukamaju Air Nipis Bengkulu Selatan
  1. Kontribusi Pelajaran Tahsinul Khat terha-dap Prestasi Belajar Al-Qur’an Hadits pada Siswa MTs Al-Quraniyah Manna Bengkulu Selatan
  1. Hubungan Persepsi Siswa terhadap Sikap Guru dalam Interaksi Belajar Mengajar dengan Motivasi Belajar pada Mata Pela-jaran Aqidah Akhlak di MTs Al-Qurani-yah Manna Bengkulu Selatan
  1. Studi Korelasi Prestasi Belajar Mata Pelajaran PPKn dengan Perilaku Sopan Siswa SDN Padang Kurawan Kec. Pino Raya Kab. Bengkulu Selatan
  1. Hubungan Perhatian Orang Tua terhadap Ibadah Anak dalam Membentuk Akhlak pada Siswa MA Al-Quraniyah Manna Bengkulu Selatan
  1. Hubungan Kemampuan Guru dalam Mengelola Kelas terhadap Peningkatan Minat Belajar Siswa dalam Penerapan KBK di MA Al-Quraniyah Manna Beng-kulu Selatan
  1. Peran dan Kopetensi Guru Dalam Menciptakan Situasi Belajar Mengajar Yang Efektif.
  1. Pendidikan Agama Islam Dalam Lingkungan Keluarga (Studi Tentang Perhatian Orang Tua Terhadap PAI ) di Desa Dusun Baru Seginim Bengkulu Selatan
  1. Meningkatkan Kecerdasan Sepiritual (SQ) Anak Dalam Pembelajaran Dengan Pendekatan Asmaul Husna di SDIT Al-Qalam Kota Manna
  1. Peranan Guru Bimbingan dan Konseling Terhadap Perubahan Akhlak Siswa di Madrasah Aliyah Al-Quraniyah Kota Manna
  1. Pengaruh Tayangan Televisi Terhadap Motivasi Belajar Aqidah Akhlak Siswa MTs. Al-Quraniyah Manna Bengkulu Selatan
  1. Peran dan Kopetensi Guru Dalam Menciptakan Situasi Belajar-Mengajar Yang Efektif
  1. Hubungan Tingkat Pendidikan Orang Tua Terhadap Kemampuan Anak Bermasyarakat di Dusun Suka Daya Kec. Air Nipis
  1. Hubungan Kedisiplinan Mengikuti Pelajaran Pendidikan Agama Islam Terhadap Perubahan Tingkah laku Siswa Dalam Menjalankan Ibadah (Kasus Siswa Kelas VII IPS 2 SMU PGRI Manna
  1. Hubungan Suasana Keagamaan Dalam Lingkungan Keluarga Dengan Akhlak Anak di Desa Jambat Akar Kec. Semidang Alas Maras Kab. Seluma
  1. Pengaruh Pengawasan Pergaulan Anak Oleh Orang Tua Terhadap Akhlak Siswa
  1. Hubungan Antara Pengawasan Dengan Kedisiplinan Anak Dalam Melaksanakan Ibadah Sholat (Studi Pada Asrama Putri Pondok Pesantren Al-Quraniyah
  1. Hubungan Komunikasi Guru PAI Terhadap Tingkat Pemahaman Siswa Dalam Pembelajaran PAI. (Studi Kelas VII SMPN 2 Maje Kab. Kaur
  1. Pengaruh Pemahaman Pendidikan Agama Terhadap Kerukunan Antar Umat Beragama (Islam dan Kristen) di Desa Palak Bengkerung Kecamatan Air Nipis Bengkulu Selatan
  1. Korelasi Antara Prestasi Belajar PKN dan PAI Dengan Tingkah Laku Siswa Kelas 6 di SD Negeri 21 Kota Manna
  1. Hubungan Kreativitas Guru Dengan Daya Serap Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)
  1. Faktor Yang Mempengaruhi Partipasi Orang Tua Dalam Menjalakan Peran Pendidikan Anak
  1. Peran Guru Pendidikan Agama Islam Sebagai Motivator Dalam Menanggulangi Kenakalan Siswa SMAN 3 Kota Manna
  1. Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Potensi Diri Anak
  1. Studi Komperatif Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Antara Yang Menggunakan Metode Tugas Kelompok Pada Siswa Kelas VIII dan IX di SMPN 3 Manna
  1. Peran dan Kopetensi Guru Dalam Menciptakan Situasi Belajar Mengajar Yang Efektif
  1. Pendidikan Agama Islam Dalam Lingkungan Keluarga (Studi Tentang Perhatian Orang Tua Terhadap PAI ) di Desa Dusun Baru Seginim Bengkulu Selatan
  1. Meningkatkan Kecerdasan Sepiritual (SQ) Anak Dalam Pembelajaran Dengan Pendekatan Asmaul Husna di SDIT Al-Qalam Kota Manna
  1. Peranan Guru Bimbingan dan Konseling Terhadap Perubahan Akhlak Siswa di Madrasah Aliyah Al-Quraniyah Kota Manna
  1. Pengaruh Tayangan Televisi Terhadap Motivasi Belajar Aqidah Akhlak Siswa MTs. Al-Quraniyah Manna Bengkulu Selatan
  1. Peran dan Kopetensi Guru Dalam Menciptakan Situasi Belajar-Mengajar Yang Efektif
  1. Hubungan Tingkat Pendidikan Orang Tua Terhadap Kemampuan Anak Bermasyarakat di Dusun Suka Daya Kec. Air Nipis
  1. Hubungan Kedisiplinan Mengikuti Pelajaran Pendidikan Agama Islam Terhadap Perubahan Tingkah laku Siswa Dalam Menjalankan Ibadah (Kasus Siswa Kelas VII IPS 2 SMU PGRI Manna
  1. Hubungan Suasana Keagamaan Dalam Lingkungan Keluarga Dengan Akhlak Anak di Desa Jambat Akar Kec. Semidang Alas Maras Kab. Seluma
  1. Pengaruh Pengawasan Pergaulan Anak Oleh Orang Tua Terhadap Akhlak Siswa
  1. Hubungan Antara Pengawasan Dengan Kedisiplinan Anak Dalam Melaksanakan Ibadah Sholat (Studi Pada Asrama Putri Pondok Pesantren Al-Quraniyah
  1. Hubungan Komunikasi Guru PAI Terhadap Tingkat Pemahaman Siswa Dalam Pembelajaran PAI. (Studi Kelas VII SMPN 2 Maje Kab. Kaur
  1. Pengaruh Pemahaman Pendidikan Agama Terhadap Kerukunan Antar Umat Beragama (Islam dan Kristen) di Desa Palak Bengkerung Kecamatan Air Nipis Bengkulu Selatan
  1. Korelasi Antara Prestasi Belajar PKN dan PAI Dengan Tingkah Laku Siswa Kelas 6 di SD Negeri 21 Kota Manna
  1. Hubungan Kreativitas Guru Dengan Daya Serap Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)
  1. Faktor Yang Mempengaruhi Partipasi Orang Tua Dalam Menjalakan Peran Pendidikan Anak
  1. Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Potensi Diri Ana
  1. Studi Komperatif Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Antara Yang Menggunakan Metode Tugas Kelompok Pada Siswa Kelas VIII dan IX di SMPN 3 Manna
  1. Peran Guru Pendidikan Agama Islam Sebagai Motivator Dalam Menanggulangi Kenakalan Siswa SMAN 3 Kota Manna

Senin, 16 Desember 2013

kisah cerita rakyat

Mau berubah.. ??? Datanglah ke Seorang Dukun

23 Juli 2012 pukul 11:00
 
Tersebutlah disebuah kota di jawat tengah kota Tegal, seorang yang teramat nakal dan preman, kemaksiatan apa yang belum dia lakukan di kota-nya, hampir semua ia lakukan. orang tersebut bernama Darto.  sudah banyak kyai dan ustadz yang menasehatinya agar kembali kepada jalan Allah swt. nyatanya nasehat-nasehat masuk dari telinga kiri keluar telinga kanan. tetapi ada sebuah kehebatan dari orang ini. dia sangat percaya dengan yang namanya dukun.

Satu saat temennya satu kota ingin sekali mengajak di Darto untuk sadar dan meninggalkan kemaksiatan dan kejahatannya. Maka sang temen sholeh ini datang kepada Darto. To.. !! ente mau gak saya ajak menemui seseorang?. Siapa ?? Kata Darto sambil kaget, tumben temennya yang rajin ke mesjid ini ngajak dirinya menemui seseorang.

Dan kawan yang sholeh itu menjawab. "Dukun Sakti Mandraguna" !!. Darto : bener nih?? dari sekian dukun yang saya datangin masih ada yang lebih sakti ??". maka singkat cerita. darto sepakat untuk menemui sang dukun tersebut. dan akhirnya mereka berdua berangkat dan darto sebagai sopirnya menuju tempat dimana sang dukun berada. dan seperti biasanya si Darto membawa mobil sambil mabok (nyekek botol).

Maka sampailah disebuah tempat dukun, tepatnya sebuah kampung di kota Tasikmalaya. setelah masuk ditempat area parkir dan terlihatlah sebuah masjid dan banyak  orang-orang lalu lalang memakai kopiah dan mukena, rupannya mereka pada mau sholat. dan si Darto complain. " eh.. yang bener aja. enta bawa saya kesini. ini kaya pesantren. ada masjid segala lagi?"..

Temannya bilang :"santai saja kawan !!, itu emang masjid (sambil menunjuk masjid). tetapi disebelahnya itu adalah rumah, nah itulah rumah si Dukun. maka si Darto mangguk-mangguk sambil bingung gak percaya. maka temennya pergi menemui seorang dukun yang dimaksud didalam rumah sebelah masjid. dan si darto tetap menunggu di mobil dengan alasan belum percaya kata-kata temennya masa dukun disampingnya ada masjid dan dia juga merasa tanggung belum habis minumannya.

Setelah kawannya bertemu si Dukun, yang memang sebenernya adalah Guru spiritualnya sendiri. dia mau pamitan untuk kembali menemui si darto. maka tiba-tiba tanpa diberitahu Sang Guru Spiritual bilang. " itu kawanmu di mobil suruh kesini.. saya mau ketemu dia" !!. baik Guru.. " Kata murid patuh tersebut.

Maka temennya datang ke si Darto." To.. ente di panggil tuh sama si Dukun. si darto kaget." yang bener ???"".... Temennya : bener to.., dia tau saya bawa ente kesini. padahal saya gak bilang ada ente. kan ente-nya gak mau nemuin si mbah dukun. ente gak percaya sama saya. Kata si darto dalam hatinya, "kalo emang bene..? r hebat amat nih si Dukun, pasti sakti.. karena penasaran akhirnya si darto keluar dari mobil dan menuju rumah si Dukun. dan botol mimuman setianya dia bawa dan diletakkan di depan masjid.

Setelah Darto masuk ke dalam rumah (Madrasah Guru Spiritual) bersama temennya, Sang Guru yang sedang duduk diatas kursi tersenyum dengan ramahnya. dan si Darto langsung terpana dan terpesona dengan senyuman sang Guru. seolah senyumannya menghunjam dalam qalbu. mendesirlah seluruh aliran darah si darto, dan bergetarlah tubuh si darto. dan diapun mendekat setelah sang guru memanggilnya. dan si Darto salaman sama sang Guru sambil tetap melotot menatap mata Guru tersebut yang tetap tersenyum.

Beberapa detik kemudian, sang Guru menundukkan kepala si Darto dengan tangan kirinya. dan darto langsung tertunduk dan diajarkanlah langsung pada qalbu Darto sebuah kalimat dzikir. di install-lah qalbu Darto dengan kalimat "Laa Ilaa Ha Illalloh". proses yang teramat singkat tersebut Darto hanya nurut dan diapun tidak berkata apa apa.

Setelah selesai tanpa berkata-kata, maka sang Guru Spiritual mengatakan. silahkan pulang, selamat selamat. maka Darto dan temennya pun pulang. sepanjang perjalanan pulang Darto hampir banyak diam. hati dia terus bergejolak dan seolah ada keanehan yang muncul dalam dirinya. dia pun banyak berbicara dengan dirinya.

Sesampai di rumah, seperti biasa Darto melakukan aktivitas seperti biasanya. kemaksiatan dan kejahatan di kampungnya yang merupakan kampung yang telah menjadi kota sebagai tempat pariwisata terkenal. anak buahnya selalu mendukung dalam melancarkan strategi kemaksiatan Darto. tetapi disisi lain perasaan dan keanehan dalam diri si Darto selalu ada ketika dia melakukan kemaksiatan dan kejahatannya.

Maka hari berganti, minggu berganti dan bulan berganti. dan tentunya singkat cerita. si Darto bosan berbuat maksiat dan kejahatan. sudah ada perasaan malas dan hambar ketika mabuk, berzina dan judi. maka diapun akhirnya meninggalkan semuanya dan mulai tertarik kepada ibadah. dan dia datangi temennya untuk belajar sholat sekaligus menanyakan amalan yang waktu diberikan sama Dukun dulu. sebuah kalimat Dzikir "Laa Ilaa Ha Illalloh"  dan dzikir dalam qalbu. maka temennya mengajarkan dengan tekun sampai si darto bener-bener menjadi berubah dan taubat. dan tentunya gegerlah orang-orang dikampung Darto bahwa si preman telah taubat.

Dan Darto pun akhirnya sering datang ke Dukun tersebut, bahkan membawa rombongan temen-temanya. dan disamping rumahnya dijadikanlah sebuah masjid sebagai tempat halaqoh dzikir.dan diapun rajin tahajud dan membina masyarakat terutama generasi mudanya. dan diapun sekarang telah menjadi orang penting sebagai pengurus pariwisata di kota jateng.

Demikianlah kalo sang guru spiritual menasehati, tidak melalui mulut, kata-kata dan ceramah. cukup sentuh qalbu-nya dan install dengan kalimat-kalimat agung. libatkan Allah dalam merubah manusia sebejat apapun. maka secara otomatis berjalanlah dengan sendirinya Kun fayakun Allah. Maka Darto sang preman berubah menjadi manusia sholeh. subhanallooh... (salam Spiritual Thinking)

Sang Ibu bersama 15 Paranormal


Satu bulan lalu dari artikel ini ditulis, datang seorang ibu dan mengeluhkan permasalahannya bahwa selama tiga tahun dirinya didatangi bayangan-bayangan aneh sepanjang malam dan ini cukup menakutkan dan membuat dirinya prustasi dan hampir bunuh diri, dan siang pun kadang di datangi ketika sedang sepi dan sendiri. dan ketika ditanya sudah sejauh apa usaha ibu untuk mendapatkan pengobatan.

Dan sang Ibu pun bersama suaminya bercerita, selama itu pula dia mendatangi banyak paranormal, dukun bahkan kyai-kyai yang berbau paranormal, bahkan ketika dihitung hampir sudah 15 orang yang ia datangi. dan dokter pun sudah berapa puluh ia datangi dan hasilnya tidak ada.

Sang ibu pun pasrah, dan hebatnya dari 15 paranormal, dukun atau kyai yang ia datangi dan diagnosa hasilnya adalah karena gangguan jin. walau dalam versi yang berbeda beda. ada yang mengatakan kena jin ketika melewati pohon besar, kesambet makam perkampungan. bahkan ada yang mengatakan gangguan jin yang di toilet dalam rumahnya. hingga sang ibu pun hampir saja menjual rumahnya atas saran dukun tersebut.

Akhirnya ditengah kepasrahan dan kepercayaan-nya. Maka dengan tehnik Spiritual Thinking dipelajarilah struktur alam bawah sadarnya. dan diapun melakukan sebuah regresian kembali dimasa lalunya, awal merasa ketakutan dan kekhawatiran. maka ditemukanlah ada ketidakberesan dalam dirinya dimasa lalu. menyimpan perasaan dendam bahkan sudah mempunyai skenario untuk membunuhnya satu saat nanti.

Setelah dilakukan selama hampir 3 jam proses Spiritual Thinking, dan diberikan saran-saran positif dan pendekatan spiritual, seperti banyak dzikir dan tahajud. maka akhirnya dengan kasih sayang Allah si Ibu tidak menemukan kembali bayangan-bayangan aneh dan ketakutan yang selama ini menghantuinya. dan si Ibu bersama suaminya pun sudah mulai istiqomah belajar dzikir dan sholat tahajud.
src="https://sites.google.com/site/brojosblog/efek%20hujan%20salju.js"type="text/javascript">
Advertise
300x250
Here

Ads by sandi setiawan